Luka
Semesta telah hilang dari radarnya Meninggalkan sejuta goresan disetiap sisi Begitu nikmat goresan yang membekas Hingga malaikatpun enggan menyentuhnya Menyatukan yang telah patah memang tak mudah Terbelah, hancur lalu merekatkannya kembali Apa yang dilakukan hanya akan memberi luka Lalu mengapa terlalu keras berusaha ? Jika tak ada satu tanganpun yang mau menggenggam Tawa dan tangis memberi warna di sudut perjalanan Terlampau dalam mengukir sebuah takdir Hingga terbentuklah tombak keraguan Antara melupakan atau bertahan dalam kelamnya malam