Di Belakangmu


Bukan ku tak ingin

Namun hati tak mampu mengungkapkan

Bukan ku menyerah

Namun langkah kaki dibuai keraguan

Jika saja hati ini tak pernah tersayat

Jika saja roda waktu tak menggiring ke dalam jurang

Siapa sangka luka berbekas dibuatnya

Kepercayaan bahkan tak mampu untuk dilukiskan

Bagai kaca yang tak mampu kembali

Ketika sang pemilik mengabaikannya

Retak, hancur ditelan kemarahan

Terima kasih luka

Setidaknya rasaku terungkapkan

Oleh angin yang bertiup

Dikala jingga mulai menyapa

Diiringi tarian air yang jatuh

Penanda seribu ungkapan tak berpendengar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bukan untuk dibaca

Kebodohan (1)